Cara Membuat Tester 7 Segment Common Cathode Menggunakan Arduino Nano
Cara Membuat Tester 7 Segment Common Cathode Menggunakan Arduino Nano
Pendahuluan
Pernah membeli display 7 Segment untuk kebutuhan proyek elektronika, tetapi ternyata komponen tersebut baru digunakan beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan kemudian?
Ketika akan digunakan, terkadang kita tidak langsung mengetahui apakah display tersebut masih berfungsi dengan baik atau justru ada salah satu segmen yang mati.
Untuk menghindari masalah tersebut, ada baiknya kita melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum memasang 7 Segment ke dalam rangkaian utama.
Pada tutorial kali ini, kita akan membuat tester sederhana menggunakan Arduino Nano. Alat ini dapat digunakan untuk memeriksa kondisi display 7 Segment tipe Common Cathode (CC) dengan menampilkan angka 0 sampai 9 secara bergantian.
Dengan cara ini, kita bisa mengetahui apakah setiap segmen display dapat menyala dengan normal.
1. Alat dan Komponen yang Dibutuhkan
Berikut komponen yang perlu disiapkan:
- Arduino Nano
- Display 7 Segment 1 Digit Common Cathode
- 7 buah resistor 220–330 ohm (opsional pakai lebih bagus, kalau saya hanya untuk ujicoba saya skip saja)
- Kabel jumper
- Breadboard (opsional)
- Kabel USB untuk menghubungkan Arduino Nano ke komputer
Resistor digunakan sebagai pembatas arus pada setiap segmen LED agar tidak mengalami kerusakan.
2. Memahami Pin 7 Segment Common Cathode
Display 7 Segment memiliki tujuh segmen utama yang diberi label A, B, C, D, E, F, dan G. Selain itu, terdapat satu LED tambahan bernama DP (Decimal Point).
Pada tipe Common Cathode, seluruh kaki katoda LED terhubung ke jalur negatif (GND).
Prinsip kerjanya cukup sederhana:
- Logika HIGH pada pin segmen akan menyalakan LED.
- Logika LOW pada pin segmen akan mematikan LED.
Untuk tutorial ini, kita akan menguji tujuh segmen utama terlebih dahulu, yaitu A sampai G.
3. Rangkaian Arduino Nano dengan 7 Segment
Hubungkan Arduino Nano dengan display 7 Segment menggunakan konfigurasi berikut.
| Pin Arduino Nano | Pin 7 Segment |
|---|---|
| D2 | A |
| D3 | B |
| D4 | C |
| D5 | D |
| D6 | E |
| D7 | F |
| D8 | G |
| D9 | Dp |
| GND | Common Cathode |
Pasang satu resistor pembatas arus pada setiap jalur segmen A sampai G.
Jika display memiliki dua kaki Common Cathode, hubungkan keduanya ke GND.
4. Program Arduino Nano
Setelah rangkaian selesai dibuat, langkah berikutnya adalah memasukkan program ke Arduino Nano.
Salin program berikut ke Arduino IDE:
// TEST 7 SEGMENT COMMON CATHODE
// Arduino Nano
const int segmentPins[] = {
2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
};
// Urutan segmen: A, B, C, D, E, F, G
// Common Cathode: HIGH = ON, LOW = OFF
const byte angka[10][7] = {
{1,1,1,1,1,1,0}, // 0
{0,1,1,0,0,0,0}, // 1
{1,1,0,1,1,0,1}, // 2
{1,1,1,1,0,0,1}, // 3
{0,1,1,0,0,1,1}, // 4
{1,0,1,1,0,1,1}, // 5
{1,0,1,1,1,1,1}, // 6
{1,1,1,0,0,0,0}, // 7
{1,1,1,1,1,1,1}, // 8
{1,1,1,1,0,1,1} // 9
};
void tampilAngka(int nilai) {
for (int i = 0; i < 7; i++) {
digitalWrite(segmentPins[i], angka[nilai][i]);
}
}
void setup() {
for (int i = 0; i < 7; i++) {
pinMode(segmentPins[i], OUTPUT);
}
}
void loop() {
for (int i = 0; i <= 9; i++) {
tampilAngka(i);
delay(1000);
}
}
5. Cara Menguji Display 7 Segment
Setelah program berhasil diunggah, Arduino Nano akan menampilkan angka 0 sampai 9 secara bergantian dengan jeda satu detik.
Perhatikan setiap angka yang muncul pada display.
Jika seluruh segmen berfungsi dengan baik, angka yang ditampilkan akan terlihat normal dan tidak ada bagian yang hilang.
Sebagai contoh, ketika menampilkan angka 8, seluruh tujuh segmen harus menyala. Angka ini bisa menjadi salah satu cara paling mudah untuk melihat apakah ada segmen yang mati.
6. Bagaimana Jika Ada Segmen yang Tidak Menyala?
Jika menemukan segmen yang tidak menyala, jangan langsung menyimpulkan bahwa display rusak.
Lakukan pemeriksaan beberapa hal berikut:
- Periksa kembali sambungan kabel dari Arduino Nano ke display.
- Pastikan kaki Common Cathode sudah terhubung ke GND.
- Periksa resistor dan sambungan pada breadboard.
- Pastikan urutan pin A sampai G sudah sesuai.
- Jika semua sambungan benar tetapi segmen tetap tidak menyala, kemungkinan LED pada display mengalami kerusakan.
Kesimpulan
Membuat tester 7 Segment Common Cathode menggunakan Arduino Nano ternyata cukup sederhana. Dengan beberapa komponen dasar dan program singkat, kita sudah bisa memiliki alat untuk memeriksa kondisi display sebelum digunakan dalam proyek elektronika.
Tester ini juga bisa disimpan sebagai alat bantu di meja kerja, sehingga ketika membeli 7 Segment baru atau menggunakan komponen yang sudah lama tersimpan, kita dapat melakukan pengecekan terlebih dahulu.
Semoga tutorial ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi bagi teman-teman yang sedang belajar elektronika maupun mengerjakan proyek berbasis Arduino.

Gabung dalam percakapan